Updating Results

5 Jenis Pekerjaan Marketing Yang Cocok Untuk Fresh Graduate

Hidayati

Careers Commentator
Penasaran apa aja jenis pekerjaan marketing yang cocok untuk fresh graduate? Cari tahu informasinya di artikel ini, yuk!

Kenalan dengan Marketing!

Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata marketing? Kamu mungkin terpikir kalau marketing adalah proses pemasaran produk atau layanan. Well, kamu sama sekali tidak salah. 

Marketing adalah salah satu hal penting dalam perjalanan bisnis suatu perusahaan. Marketing bukan hanya perihal pemasaran suatu produk kepada calon konsumen, tapi juga mencakup ragam strategi marketing yang dilakukan untuk memastikan keberhasilan bisnis perusahaan. Seperti dilansir dari AMA, marketing pada dasarnya adalah suatu proses untuk membuat, mengkomunikasikan, menyampaikan informasi, dan memberikan penawaran yang dibutuhkan konsumen, klien, ataupun publik secara luas. 

Apa saja Jenis Pekerjaan Marketing?

Pentingnya proses marketing untuk bisnis perusahaan membuat perusahaan pun menerapkan beragam strategi pemasaran yang punya tujuan untuk memastikan pemasaran produk atau layanan yang memenuhi kebutuhan konsumen. Strategi pemasaran ini mencakup riset pasar, promosi produk, hingga distribusi produk. 

Untuk memaksimalkan proses marketing yang cukup kompleks itu, berbagai perusahaan pun membentuk tim marketing yang terdiri dari berbagai macam profesi. 

Lalu, apa saja sih jenis-jenis pekerjaan marketing yang ada di tiap perusahaan? Nah, berikut ini adalah beberapa jenis pekerjaan dalam bidang marketing yang cocok untuk fresh graduate. 

Admin Marketing

Admin marketing adalah salah satu pekerjaan dalam bidang marketing yang punya tugas untuk membantu tim marketing dalam hal administrasi proses marketing perusahaan. Profesi ini juga punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua strategi marketing perusahaan berjalan dengan efektif. 

Untuk menjadi Admin Marketing, kamu perlu memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan bidang ini, baik itu pendidikan formal ataupun nonformal. Skill yang diperlukan untuk menjadi Admin Marketing yang baik di antaranya adalah komunikasi, keterampilan berorganisasi, kreatif, dan skill pendukung lainnya. Buat kamu yang tertarik menjadi Admin Marketing tentunya juga perlu memiliki skill teknikal dan pemahaman soal bidang marketing itu sendiri. 

👉 Baca Juga: 5 Pertanyaan Interview Admin dan Contoh Cara Menjawabnya

Admin Marketing dalam suatu perusahaan bakal memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab penting, di antaranya:

  1. Menyampaikan informasi terkait layanan atau produk perusahaan kepada calon konsumen melalui newsletters dan email blast
  2. Membantu mengkoordinasikan rencana atau strategi marketing oerusahaan dengan berbagai pihak yang berkaitan
  3. Membuat proposal dan materi untuk dipresentasikan kepada calon klien perusahaan
  4. Membuat arsip berupa basis data konsumen untuk kebutuhan riset preferensi pembelian konsumen

Gaji Admin Marketing untuk entry-level atau fresh graduate dengan pengalaman maksimal 1 tahun berkisar di angka 3 juta hingga 5 juta tiap bulannya. 

Social Media Specialist

Semakin berkembangnya dunia marketing di era digital, penggunaan social media sebagai medium marketing sudah banyak dimanfaatkan berbagai perusahaan. Apalagi dengan jangkauan audiens yang luas, social media bisa memudahkan perusahaan meningkatkan brand awareness dan membuat audiens berkenan untuk membeli produk atau menggunakan layanan yang ditawarkan perusahaan. Untuk itulah seorang Social Media Specialist jadi salah satu pekerjaan di bidang marketing yang penting dan dicari. 

Perusahaan membutuhkan individu yang bisa membantu mereka dalam pembuatan konten yang menarik, meningkatkan jangkauan audiens dalam bentuk follower, sekaligus menjadi representatif perusahaan dan berkomunikasi langsung dengan audiens. 

Lalu, apa aja sih yang dikerjakan seorang Social Media Specialist? Tugas dan tanggung jawab Social Media Specialist tentunya bakal bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan. 

Tapi secara garis besar, tugas yang dimiliki Social Media Specialist biasanya mencakup beberapa hal berikut ini:

  1. Update dengan perkembangan tren social media untuk keperluan pengembangan konten
  2. Membuat content planning dan kalender editorial
  3. Membuat  postingan-postingan konten dan mengunggahnya di berbagai platform social media perusahaan tiap harinya
  4. Bertindak sebagai representatif perusahaan melalui akun social media perusahaan dengan merespon komentar, DM, ataupun komplain dari audiens
  5. Memonitor dan menganlisis performa konten atau campaign yang sudah diunggah.

Bekerja sebagai Social Media Specialist, terutama untuk fresh graduate tentunya jadi tantangan tersendiri. Tapi buat kamu yang punya beberapa skill yang dibutuhkan Social Media Specialist, tentunya bakal memudahkanmu dalam bekerja nantinya. Berikut ini di antaranya:

  • Familiar dengan berbagai platform social media, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Sekaligus memahami penggunaan tools yang diperlukan untuk social media management
  • Up to date dengan trend yang ada
  • Komunikatif dan responsif
  • Fokus pada detail

Sebagai salah satu profesi yang cukup penting dalam operasional marketing perusahaan, gaji yang diterima Social Media Specialist cukup bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan. Namun jika melansir dari hasil riset HRD Bacot yang dilakukan tahun 2021 lalu, gaji seorang Social Media Specialist berkisar antara 4.000.000 hingga 11.000.000 tiap bulannya. 

Sementara itu, jika melansir dari laman Glassdoors, rata-rata gaji yang diterima Social Media Specialist dengan posisi entry-level adalah sekitar 5.000.000 tiap bulannya. 

👉 Baca Juga: Mau Jadi Social Media Specialist? Ini Dia Job Desk dan Skill yang Harus Kamu Kuasai!

SEO Specialist

SEO atau search engine optimization jadi satu elemen yang tidak bisa dipisahkan dari digital marketing. SEO sendiri adalah proses yang digunakan untuk meningkatkan tampilan, traffic, dan ranking laman perusahaan di hasil pencarian search engine. Oleh karena itu, SEO Specialist adalah seseorang yang bertugas untuk menganalisis, meninjau, menyusun strategi, dan mengimplementasikan strategi yang bisa meningkatkan traffic dan ranking laman perusahaan di search engine

Proses ini tentunya jadi salah satu cara untuk meningkatkan brand awareness dan bisa menjangkau audiens yang secara khusus mencari produk atau layanan yang perusahaan tawarkan. 

Dengan terbitnya laman perusahaan di rankin teratas search engine, hal ini memungkinkan penjualan atas produk atau layanan perusahaan menjadi semakin meningkat. Hal ini lah yang kemudian membuat SEO menjadi tren marketing saat ini. SEO Specialist sebagai profesi yang punya peran untuk memanfaatkan SEO dalam marketing perusahaan pun semakin dibutuhkan.

👉 Baca Juga: 10 Pertanyaan Interview Digital Marketing dan Contoh Jawabannya

Melansir dari Emeritus, SEO Specialist biasanya memiliki beberapa peran dan tugas sebagai berikut:

  1. Mengembangkan strategi SEO untuk meningkatkan ranking laman perusahaan di search engine
  2. Mengidentifikasi tren SEO dan menganalisis data terkait preferensi target audiens untuk memaksimalkan ROI (Return of Investment) dari SEO campaign yang akan dilakukan
  3. Mengatur biaya untuk kebutuhan SEO campaign dan memastikan anggaran yang dipakai tidak melebihi rancangan biaya yang sudah dibuat
  4. Melakukan riset keyword untuk keperluan SEO campaign
  5. Melakukan riset kompetitor
  6. Mengoptimasi off-page SEO dengan memanfaatkan link-building
  7. Melaporkan dan menganalisis performa SEO campaign 

SEO Specialist memiliki gaji yang cukup variatif. Tapi seperti yang dilansir dari Glassdoors, besaran gaji untuk posisi Junior SEO Specialist dengan pengalaman kerja di bawah 2 tahun berkisar di angka 2 juta hingga 8 juta tiap bulannya. 

Content Writer

Profesi satu ini mestinya sudah sering kamu dengar. Content Writer adalah seseorang yang bertugas membuat konten menarik untuk website perusahaan. Konten-konten yang dibuat sebenarnya tidak hanya berbentuk postingan blog atau artikel, tapi bisa juga mencakup postingan media sosial, konten video dan audio, press release, email marketing, dan lainnya. 

Content Writer punya peran yang sangat penting untuk bisa membuat konten yang menarik minat target audiens tertentu, baik itu audiens atau konsumen yang sudah familiar dengan brand perusahaan ataupun calon konsumen yang masih awam dengan brand perusahaan. 

Oleh karena itu, Content Writer bukan hanya punya tugas untuk menulis konten dengan baik dan kreatif, tapi juga perlu menyesuaikan gaya penulisan dengan preferensi target audiens. 

Lalu, apakah tugas Content Writer itu cuma menulis konten? Ternyata bukan hanya itu lho. Content Writer biasanya punya tanggung jawab yang lebih luas, mulai dari riset sampai proses editing. 

Nah, berikut ini adalah beberapa tugas yang biasanya dimiliki seorang Content Writer secara lebih detail:

  1. Brainstorming ide-ide konten dengan tim editorial
  2. Melakukan riset mendalam terkait ide atau topik yang ada
  3. Menulis konten dengan memperhatikan gaya penulisan yang sesuai dengan brand perusahaan dan target audiens
  4. Mengedit konten untuk memastikan kualitas konten sudah sesuai standar

Selain keempat tugas di atas, Content Writer juga seringkali diberi tugas untuk melakukan riset keyword dan memastikan bahwa konten yang dibuat sesuai dengan kaidah SEO. 

Rata-rata gaji yang diterima Content Writer untuk fresh graduate adalah 5.000.000 tiap bulannya.

👉 Baca Juga: 5 Rekomendasi Website Portofolio Online Gratis untuk Content Writer

Copywriter

Copywriter seringkali dibutuhkan untuk membuat sebuah konten atau biasa disebut copy dengan tujuan untuk membuat audiens tertarik untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. 

Copywriter mungkin kedengarannya cukup mirip dengan Content Writer, tapi dua profesi ini sebenarnya cukup berbeda lho. Apa sih perbedaan dari 2 profesi ini?

Content Writer biasanya lebih fokus pada penulisan konten yang bersifat informatif dan edukatif. Sementara Copywriter, seringkali lebih fokus pada penulisan konten yang bersifat persuasif dan digunakan untuk kepentingan promosi. Bentuk konten yang dibuat Copywriter biasanya berupa iklan, slogan, email promosi, dan tagline

👉 Baca Juga: Kreatif dan suka menulis? kamu berpotensi jadi copywriter

Adapun tugas-tugas yang dimiliki Copywriter adalah sebagai berikut:

  1. Membuat konsep untuk keperluan iklan dan marketing campaign
  2. Menulis copy untuk konsep iklan yang sudah ditentukan
  3. Melakukan riset produk, layanan, target konsumen, tren pencarian website, hingga riset kompetitor
  4. Mengembangkan brand voice untuk diterapkan dalam copy
  5. Melakukan editing, sekaligus revisi jika diperlukan. 

Melansir dari Glassdoor, perkiraan gaji untuk Copywriter dengan jenjang entry-level adalah sekitar 5.500.000 tiap bulannya. 

Itu dia 5 jenis pekerjaan di bidang marketing yang cocok untuk fresh graduate. Tertarik buat mencoba berkarir di salah satu profesi di atas? Cek sini yuk dan temukan berbagai lowongan untuk pekerjaan-pekerjaan marketing di atas.